Our Blog post

Our Story, Our Passion, Our Dream



Strive Sport Nutritions meluncurkan energy gel pertama made in Indonesia. Produk ini diklaim memahami pentingnya asupan energi yang konsisten, terutama untuk olahraga endurance. Sangat pas dikombinasikan dengan Strive energy bar.

"Dimulai dari produk energy bar, kini kami hadir menawarkan produk energy gel pertama buatan Indonesia. Dibuat dengan bahan dan formulasi yang khusus dibuat sesuai dengan sport enthusiast di Indonesia," tutur Edo Bawono, founder Strive.

Kandungan nutrisi dalam produk ini ini tidak kalah dengan merek luar. Yang tak kalah penting, Strive energy bar disesuaikan untuk konsumen Indonesia. Pada rilis pertama, mereka hadir dengan rasa nanas. Menurut Edo, rasa-rasa lain siap dirilis dalam waktu dekat.

"Belum bisa saya omongkan sekarang. Sebab masih di BPOM. Yang jelas rasa segar dan buah-buahan," ungkap cyclist asal Jakarta ini dalam konferensi pers, Selasa (6/7) siang.

Kemudian ada asam amino agar tubuh tidak mengambil cadangan asam amino dari otot. Ekstrak kurma sebagai sumber carbo dan gula alami untuk energi yang tahan lama. Guarana yang merupakan kafein alami, serta aman bagi jantung. Serta erpaduan elektrolit untuk mencegah keram otot.

"Terasa sekali performa dan stamina saya meningkat saat konsumsi Strive energy gel sebagai pelengkap Strive energy bar yang sudah saya konsumsi secara teratur sebelumnya. Membuat punya energi lebih banyak dan lebih kuat. Juga tidak terlalu lelah setelah berolahraga," ujar M. Fadli, pembalap Indonesia yang akan bertanding di Paralimpik 2020 di Tokyo nanti.

Manfaat maksimal Strive energy gel akan terasa optimal jika dikonsumsi sebelum dan saat berolahraga. Konsumsi satu saset energy gel, 15-30 menit sebelum dimulai. Lebih baik jika tetap mengisi perut dengan makanan padat mudah cerna seperti Strive energy bar.

"Dulu saya suka eneg saat mengkonsumsi energy gel dalam keadaan perut kosong. Tapi sejak konsumsi Strive energy gel, itu tidak masalah lagi. Ternyata itu karena ada kandungan jahenya," ungkap Chaidir Akbar, founder Triathlon Buddies.

Emilia Achmadi, seorang sport nutritionist mengimbau cyclist untuk berolahraga sesuai dengan kemampuan diri dan tetap taat protokol kesehatan. Selain itu, dia berpesan untuk menjaga asupan nutrisinya. Jika asupannya tidak benar, bukan saja tidak memberi hasil yang diharapkan, justru bisa menyebabkan cedera.”

"Sport nutritions ini bagaikan bagaikan bahan bakar mobil balap. Mobil balap tentu memerlukan jenis bahan bakar yang berbeda dari mobil biasa. Bahan bakar yang tidak tepat tidak bisa mendukung performa optimal, bahkan bisa merusak komponen mobil," jelasnya. (mainsepeda)